Penjelasan Singkat Tentang Wudhu Menurut Imam As-Syafi'i

Seperti kita ketahui wudhu merupakan syarat sahnya shalat sehingga jika kita mengerjakan suatu Shalat baik shalat fardhu maupun shalat sunnat, tetapi

Seperti kita ketahui wudhu merupakan syarat sahnya shalat sehingga jika kita mengerjakan suatu shalat baik itu shalat fardhu maupun shalat sunnat, tetapi kita tidak melakukan wudhu terlebih dahulu maka shalat yang kita kerjakan akan sia-sia atau tidak sah atau tidak diterima (tertolak) karena tidak memenuhi syarat sahnya shalat.

Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah SAW Bersabda :  

"Tidak diterima Sholatmu tanpa Bersuci atau Wudhu". (HR. Imam Muslim), dan sabdanya  pula: "Bersuci atau Berwudhu merupakan sebagian dari iman". (HR.Imam Muslim). 

Sedangkan untuk fadhilah atau keutamaan  Berwudhu sendiri sudah banyak dijelaskan di dalam Sabda Rasulullah SAW, seperti berikut ini:

"Siapa saja dari yang mengerjakan wudhu dan ia menyempurnakan wudhunya, maka akan keluar kesalahan (dosa-dosanya) dari tubuhnya sampai keluar juga dari bawah kukunya".(HR. Imam Muslim). 

Dan juga keterangan lainnya: "Sungguh Umat ku kelak akan datang pada hari kiamat dalam keadaan muka dan kedua tangannya kemilau bercahaya karena bekas air wudhu". 

Apa Saja Rukun Wudhu? 

Fardhu atau rukun wudhu ada enam perkara, yaitu: 

  1. Niat
  2. Membasuh wajah
  3. Membasuh dua tangan hingga siku 
  4. Mengusap sebagian kepala 
  5. Membasuh dua kaki hingga mata kaki
  6. Tertib artinya berurutan

Berkaitan dengan masalah wudhu, Allah SWT Berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 5 dan 6 yang artinya sebagai berikut:

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak shalat, maka basuhlah mukamu dan kedua tanganmu sampai ke siku, usaplah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai ke mata kaki, dan jika kamu dalam keadaan junub, maka mandilah dan jika kamu sakit atau bepergian atau pulang dari buang air atau menyentuh seorang wanita dan tidak dapat memperoleh air, maka hendaklah bertayammum dengan debu yang baik (bersih); bersihkan wajah dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkanmu, namun Dia ingin mensucikanmu dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu, agar kamu bersyukur". (QS. Al-Maidah 5 dan 6).

Arti Wudhu dan Penjelasan Rukun Wudhu

Wudhu secara lughowi atau bahasa berarti membasuh sebagian anggota tubuh, kata wudhu sendiri diambil dari akar kata wadho'ah, yang berarti kebaikan dan keindahan.

Secara istilah syar'i, kata wudhu mempunyai makna:

اِسْمٌ لِغُسْلِ أَعْضَاءٍ مَخْصُوْصَةٍ بِنِيَّةٍ مَخْصُوْصَةٍ

Artinya: Membasuh sebagian anggota tubuh tertentu dengan niat tertentu.

1. Niat

Niat secara bahasa adalah keinginan. Sedangkan secara makna adalah mensengaja atau berkeingin kepada sesuatu berbarengan dengan perbuatannya. Tempatnya ada didalam hati,  sedangkan waktunya adalah awal ibadah kecuali ibadah puasa. Dan caranya berbeda-beda menyesuaikan ibadah yang diniatkan. 

Niat ini mempunyai enam syarat, yaitu: 

  1.  Seorang Muslim 
  2.  Sudah tamyiz (bisa membedakan yang baik dan buruk, benar atau salah dan lain-lain) 
  3. Mengetahui apa yang sedang diniatkan. 
  4. Tidak ada yang menolak atau menafikan. 
  5. Tidak di ta'liq untuk memutuskan niat dengan sesuatu. 
  6. Tidak ada keraguan dalam memutuskan niat.
Niat wudhu itu adalah untuk menghilangkan hadats kecil (kalau hadats besar atau junub maka tidak bisa hanya dengan wudhu harus dengan mandi wajib), atau niat bersuci untuk shalat atau ibadah lainnya yang wajib wudhu terlebih dahulu. Nah niat wudhu dilakukan ketika membasuh muka. 

2. Membasuh muka atau wajah

Membasuh muka termasuk rukun wudhu yang kedua, artinya muka harus terkena air ketika berwudhu. Yang dinamakan wajah itu adalah mulai dari ujung tumbuh rambut kepala dan akhir dagu, lebarnya antara dua telinga. Jika kita mempunyai jenggot, maka wajib pula membasuhnya karena ia bagian dari muka, baik itu jenggotnya tebal maupun tipis. 

Rambut pada wajah juga ada beberapa macam, antara lain yaitu :
  • Rambut yang tumbuh di dahi.
  • Rambut yang tumbuh di atas kedua mata. Kita sebut dengan alis.
  • Rambut yang tumbuh di pipi wajah dinamakan sesuai nama tempat tumbuhnya. Kita sebut dengan Rambut pada pipi.
  • Rambut yang tumbuh di ujung kumis.
  • Rambut yang tumbuh di bawah telinga memanjang hingga ke dagu. Ini kita sebut dengan cambang.
  • Rambut yang tumbuh di antara pelipis dan cambang yang sejajar dengan kedua telinga.
  • Rambut yang tumbuh di pelopak mata. Ini disebut dengan bulu mata.
  • Rambut yang tumbuh di dagu. Kita sebut dengan jenggot.
  • Rambut yang tumbuh di bibir atas. Kita sebut dengan kumis.
  • Rambut yang tumbuh di bibir bawah.
  • Rambut yang tumbuh di bibir bawah di antara bibir dan dagu.

3. Membasuh dua tangan hingga siku

Tangan atau Al-Yadu dalam bahasa arab secara bahasa berarti dari ujung jari hingga pundak. Secara istilah syari, Al-yadu adalah dari ujung jari hingga di atas kedua siku. Sedangkan dalam masalah pencurian dan semacamnya, yang dimaksud al-yadu adalah dari ujung jari hingga tulang awal lengan yang sejajar dengan ibu jari (yaitu pergelangan tangan). 

Sedangkan Al-mirfaqoini atau dua siku tangan  adalah pertemuan antara tulang lengan atas dan lengan bawah. Rukun atau fardhu wudhu yang ketiga adalah membasuh kedua tangan sampai siki dan bagian yang ada pada keduanya, seperti bulu pada tangan, bisul, dan kuku. 

Nah jika ada penghalang pada tangannya, maka orang yang berwudhu wajib mencuci atau menghilangkan penghalang tersebut terlebih dahulu pada tangannya seperti adanya kotoran yang melekat selain keringat, jika tidak susah menghilangkannya. 

Akan tetapi, jka berupa keringat atau susah menghilangkan penghalang itu, maka tidaklah masalah baginya. Begitu pun jika ada kulit bisul diperbolehkan, walaupun mudah untuk dihilangkan. Hukum semacam ini juga berlaku pada kedua tangan, dan juga berlaku pada anggota wudhu yang lainnya.

4. Mengusap sebagian kepala

Yang dinamakan kepala adalah nama bagi sesuatu yang tinggi. Pasti kita sudah tahu dimana letak kepala dalam tubuh kita kan?. Nah mengusap kepala ini adalah yang penting basah. 

Dan rukun atau fardhu wudhu yang keempat itu adalah mengusap sebagian kepala, artinya sebagian adalah sampainya basah walaupun tanpa adanya perbuatan dari pelaku, baik itu diusap atau dibasuh atau selain keduanya sampai terkena sebagaian dari kulit kepala atau berambut dengan rambut itu tidak keluar dari batas kepala syarat jika dijulurkan dari arah turunnya.

Apabila tangan kita basah lalu diletakkan di atas kain yang ada di kepalanya, lalu basah sampai ke kepala, maka dianggap telah mengusap sebagian  kepalanya.

5. Membasuh dua kaki hingga mata kaki

Mata kaki atau bahasa arabnya "Ka'bain" adalah tulang yang menonjol yang terdapat pada sendi betis dan telapak kaki. Rukun atau fardhu wudhu yang kelima adalah membasuh dua kaki sampai mata kaki dan belahannya. 

Maka wajib menghilangkan sesuatu yang terdapat pada belahan kaki, seperti kotoran, getah, lilin atau semacamnya yang dapat menghalangi sampainya air jika tidak sampai ke bagian dalam daging.

6. Tertib atau berurutan

Fardhu wudhu yang terakhir adalah tertib atau berurutan artinya mengerjakan rukun satu sampai lima secara berurutan. Maka jika tidak sesuai urutan, maka hukumnya tidak sah wudhunya.

Dalil tentang tartib (berurutan) adalah ayat wudhu (QS. Al-Maidah 5:6). Allah SWT menyebutkannya secara berurutan. Juga ketika praktik mencontohkan wudhu Rasulullah SAW selalu berurutan dan juga beliau tidak pernah meninggalkan perkara tartib tersebut.

Yang dimaksud tartib dalam wudhu adalah dengan memulai dari membasuh wajah atau muka disertai mengucapkan niat, lalu membasuh kedua tangan sampai dua siku tangan, kemudian mengusap sebagian kepala, lalu membasuh kedua kaki sampai mata kaki.

Bagaimana jika seseorang membasuh langsung empat anggota wudhunya satu kali siraman? maka hukumnya tidak sah kecuali yang sah hanya membasuh wajahnya saja karena urutannya yang pertama.

Sumber : 
  1. Kitab Nail Al-Raja bi Syarah Safinah Al-Naja (Karya Al-Alim Al-Allamah As-syekh Sayyid Al-Habib Ahmad bin Umar Al-Syatiri).
  2. Kitab Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab (Karya Al-Imam As-syekh An-Nawawi).

ELZEERA is an online media portal that provides various INFORMATION and NEWS from various themes or topics of discussion that are updated and trusted.