5 Pilar Kesembuhan dari Sihir atau Santet yang Perlu Anda Ketahui

Muntaza lover's, manusia itu jika sudah kena sihir atau santet maka akan sulit sekali sembuhnya bahkan bisa dikatakan mustahil. Jika sudah terkena sih

Assalamualaikum wr wb. Sahabat 'mumtaza' sekalian yang berbahagia. Di kesempatan yang baik ini, setelah kurang lebih satu bulan vakum dalam menulis karena kesibukan yang sangat padat, penulis akan mencoba menjelaskan lima pilar dasar kesembuhan. 

Mumtaza lover's, manusia itu jika sudah kena sihir atau santet maka akan sulit sekali sembuhnya bahkan bisa dikatakan mustahil. Jika sudah terkena sihir atau santet hidupnya akan menderita lahir batin bahkan sampai anak cucu jika tidak melakukan langkah langkah preventip dan antisipasi. Terkesan sangat berlebihan memang, tetapi percayalah. Meskipun anda tidak percaya juga nggak ada masalah.

Mau anda berobat kepada kyai habib atau peruqyah handal sekalipun anda tidak akan benar benar sembuh. Paling sembuh sebentar lalu kumat lagi jika tidak ada usaha perlawanan dari diri sendiri.

Anda akan melihat kehancuran dari berbagai sendi kehidupan. Makin lama makin hancur tak terelakkan. Rumah tangga, rezeki, sosial, penyakit dll menjadi semakin rumit dan komplikasi. Bisa bisa anda gila karenanya. Bahkan cukup banyak yang meninggal karena jiwa raganya tidak kuat menahan beban. 

Oleh karena itu disamping minta bantuan peruqyah anda harus susun langkah-langkah perlawanan yang konsisten dalam bingkai ruqyah mandiri. Berikut saya mau jelaskan 5 pilar kesembuhan, sebagai inspirasi dan pencegahan.

1. Recognizing atau pengenalan

Sahabat wajib belajar mengenali model model serangan jin dan sihir yang menyerang badan, pikiran dan perasaan/ hati. Kenali cara mereka masuk untuk kemudian menancapkan kukunya. Catat dalam note supaya bisa anda pelajari lebih lanjut.

Kenali cara mereka menyerang badan yaitu dengan hadirnya rasa sakit yang tiba tiba dari ujung kaki sampai ujung kepala. Misalnya kepala seperti ditusuk, leher terikat, dada sakit, perut, rahim dll. Catat mana mana daerah yang sering merasakan sakit karena disitu jin dan ikatan berada.

Kenali cara mereka masuk dalam pikiran yaitu dalam bentuk pikiran negatif seperti bisikan buruk, pikiran buruk, prasangka buruk, bayangan provokasi, video adu domba dll. Kenali cara mereka masuk dalam perasaan/ qalbu yaitu dalam bentuk dorongan marah, takut, sedih, was-was, kecewa, cemburu, panik, dendam, malas dll. 

Kenali juga berbagai bentuk ikatan, halangan dan serangan bentuk lainnya. Misalnya halangan saat mau ibadah, aktifitas, kerja. Bentuk serangan kepada anak, pasangan, kerabat dll. Kenali itu dan catat.

2. Believing atau keyakinan

Setelah mengenali kemudian yakini itu semua ada jin setan yang bermain. Biang keroknya adalah setan. Yakini hal hal buruk terjadi ada andil dari sihir. Saat ada dorongan marah, cekcok lalu terucap cerai yakini ada pengaruh sihir disitu.

Ketika anda melihat kehancuran rumah tangga, rezeki, sosial, fisik dll yakini itulah dampak sihir supaya anda tidak larut dalam kesedihan atau buru buru mencari kambing hitam dengan menyalahkan pasangan, anak dan orang lain. Bangun keyakinan itu untuk kemudian mempersiapkan langkah langkah perlawanan yang benar.

3. Mentality atau mentalitas

Nah ini bagian penting. Setelah mengenal dan meyakini berbagai model gangguan, ikatan dan serangan jin setan maka bangun mentalitas diri. Sahabat harus paham bahwa setan menunggangi hawa nafsu atau kecenderungan atau ego untuk menyerang manusia. Oleh karena itu bangun mentalitas dan ketangguhanmu.

Ini adalah perjuangan dan jihad yang luar biasa yaitu mengendalikan diri saat ada dorongan negatif yang kuat baik berasal dari pikiran maupun perasaan. Jangankan korban gangguan jin, orang yang tidak ada gangguan pun tidak akan mudah melawan ego & kecenderungan diri. Saya, anda dan mereka semua jihadnya adalah melawan diri sendiri.

PR besarnya adalah membangun mentalitas baja untuk tidak melakukan apapun bisikan negatif dari pikiran dan perasaan (meskipun benar). Menahan diri untuk tidak mencurahkannya dalam bentuk tulisan, ucapan dan perbuatan. Lakukan sekuat yang anda bisa, meskipun beberapa kali jebol. Tidak ada masalah jebol yang penting sudah berusaha maksimal.

Yang menjadi masalah adalah anda tidak mau belajar untuk mengenali model gangguan jin ditambah mentalitas yang rapuh. Maka saat ada dorongan kecil saja sudah cukup untuk membuat api semakin berkobar, masalah semakin ruwet bin njlimet dan semakin menghancurkan kehidupan anda.

Misalnya teringat kenangan buruk masa lalu malah dinikmati kemudian nangis nangis. Ada pikiran untuk menuduh orang lain malah diikuti lalu melakukan konfrontasi. Ada kecurigaan terhadap pasangan atau tetangga lalu muncul dendam sehingga kerasukan. Disalahkan orang lain buru buru membela diri. Difitnah teman sendiri buru buru memaki balik. Mudah dongkol, mudah nyolot, mudah sebel, sedih, kecewa dan lain sebagainya. Tangan dan mulut terlalu gatel untuk klarifikasi, membenarkan dan membela diri.

Maka saya katakan itu nggak penting. Sekali lagi nggak penting. Benar atau salah saat anda sihir tetaplah salah. Karena sihir itu edisi dunia terbalik. Tahan diri, tenangkan diri. Ini disebut dengan membangun mentalitas. Karena melawan setan itu bukan dengan olahraga atau bina raga sehingga perut sixpack tetapi mentalitasmu yang harus sixpack. Saat anda dibombardir dengan berbagai musibah tapi tetap tenang percayalah jin mulai gentar. Mengalah untuk menang.

4. Attacking atau menyerang balik

Saat sudah bisa mengendalikan diri, menahan tangan dan lisan meskipun dada bergemuruh ini disebut membangun benteng pertahanan. Jebol atau tidak tergantung seberapa kuat benteng pertahanan anda. Apalagi ketika mentalitas anda sudah kuat, tetap cool dan tenang saat ada serangan maka ini bisa dikatakan 50% kemenangan.

Sisanya anda bisa menyerang balik dengan cara berdoa. Sebagaimana yang sering saya tulis untuk menghadapi setan senjatanya adalah "fastaid Billah". Yakni doa dari mental yang cool. Doa dari hati yang tenang itu sangat powerful energinya. Anda bilang dengan kata kata kalem penuh keyakinan, "bismillah hancur" misalnya maka kun fayakun.

Doa seperti apakah gerangan? Tentu saja doa sesuai kasus dengan redaksi anda sendiri yang dipanjatkan kepada DIA Yang Maha Menyembuhkan. Apakah baca ayat kursi, al baqarah, istighfar, sholawat, dzikir adalah doa juga? Secara detail bukan tetapi itu untuk memperkuat daya dobrak dari doa. Bingkainya tetap disebut dengan doa. 

Contoh: Saat pikiran anda diserbu dengan bisikan adu domba maka jangan dipercaya. Kendalikan diri, tangan dan lisan untuk mengikuti arah bisikan. Tetap berusaha kalem meskipun tidak mudah. Kuatkan benteng pertahanan anda dengan berusaha tetap cool. Bangun mentalitas untuk kemudian lakukan serangan balik. Misalnya baca alfatihah, ayat pembatal sihir, ayat kursi, al falak dan an naas lalu anda berdoa, "Yaa Allah dengan wasilah Kalam Engkau kami memohon hancurkan setan yang berbisik di kepala. Hancur kalian dengan wasilah kalam Ilahi, Allahuakbar..!"

Inilah yang saya sebut dengan ruqyah mandiri, yaitu berdoa dalam mentalitas yang tangguh saat ada serangan. Head to head. Jika anda muntah angin maka anda berhasil. Lakukan setiap ada serangan baik itu serangan pada tubuh, pikiran, hati, serangan ke anak, pasangan, usaha, jodoh dan masih banyak lagi.

5. Evaluasi dan konsistensi

Kalau anda bertanya kepada orang sukses apa resep kesukesan? Mereka mungkin akan tersenyum dalam diam. Tetapi jika pertanyaannya diganti, berapa kali anda gagal? Bisa jadi mereka akan menjelaskan kepada anda berjam jam.

Yah begitulah adanya. Termasuk proses kemenangan melawan setan. 80 sampai 90 persen bertanya kepada saya bagaimana bisa menghancurkan sihir. Jarang yang bertanya apa suka dukanya dalam proses proses melawan makar sihir?

Ini saya sampaikan supaya sahabat yang belum berhasil menghancurkan ikatan sihir sampai ke akar akarnya tidak berputus asa. Percayalah ketika anda melakukan poin poin diatas meskipun belum nampak hasil yang signifikan tetapi sudah cukup membuat jin kocar kacir. Anda memang sudah hancur, tetapi lawan juga tidak sedang baik-baik saja.

Yang perlu anda lakukan adalah evaluasi setiap prosesnya. Ketika jebol atau gagal coba lagi esok hari untuk melawan gangguan setan dengan ruqyah mandiri lebih gigih lagi. Perbaiki caranya, modifikasi, lengkapi dan sempurnakan. Begitu seterusnya dalam bingkai konsistensi.

Jika anda bisa melakukannya maka percayalah kesembuhan itu sebenarnya hanya efek samping. Karena yang paling penting adalah membangun mentalitas pemenang. Ketika mental anda sudah terbentuk maka anda akan menjadi pribadi yang lebih kuat, tahan banting, tangguh, sabar, ikhlas dan kharakter positif lainnya dalam bingkai iman. Kharakter mulia inilah yang dibutuhkan oleh muslim sejati untuk memakmurkan bumi dan menjadi rahmat semesta alam.

Demikian, semoga bermanfaat dan semoga mencerahkan, share ya?

Wallaahu A'lam bisshowab. 

ELZEERA is an online media portal that provides various INFORMATION and NEWS from various themes or topics of discussion that are updated and trusted.